EVALUASI DAN STRATEGI IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DIGITAL, PEMKAB HSS GELAR RAKOR SMART CITY

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Rapat Koordinasi Smart City pada hari Rabu (10/09/2025) di Aula Rakat Mufakat Setda Kabupaten HSS. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten HSS, Drs. Efran, M.AP ini dihadiri oleh seluruh perwakilan perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten HSS.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten HSS, Hj. Tatik Sri Rahayu, S.Pt, MP yang memaparkan materi terkait implementasi Smart City di wilayah Kabupaten HSS.
Dalam sambutannya, Drs. Efran, M.AP menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten HSS untuk terus mengembangkan konsep Smart City guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Mari kita bukatkan tekad dan terus berkomitmen meningkatkan kualitas implementasi Smart City dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” ajak Drs. Efran, M.AP.
Rapat koordinasi ini membahas hasil evaluasi implementasi Smart City tahun 2024, dimana Kabupaten HSS berhasil meraih nilai 2,83 dari skala maksimal 4. Capaian ini menunjukkan progres positif dalam transformasi digital pemerintahan daerah.
Berdasarkan visi Smart City Kabupaten HSS yaitu “Mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang cerdas, inovatif, religius, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital”, pemerintah daerah telah menyusun masterplan dengan 78 inovasi atau program yang terbagi dalam berbagai dimensi pembangunan.
Program-program unggulan yang menjadi prioritas implementasi antara lain JULAK DIVAKSIN DOKTER untuk layanan administrasi kependudukan online, SI PANDU WISATA sebagai sistem pelayanan terpadu pariwisata, Klinik UMKM DISNAKERKPUMKP, Sistem Pendaftaran Pasien Online Terintegrasi RSUD H. Hasan Basry, PENTAMAKS untuk pengelolaan penempatan tenaga kerja, dan SAPI GEMUK sebagai gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Hj. Tatik Sri Rahayu, S.Pt, MP dalam pemaparannya menyampaikan bahwa meski telah mencapai berbagai kemajuan, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, antara lain keterbatasan infrastruktur transportasi, rendahnya promosi dan literasi digital, serta perlunya peningkatan kualitas SDM di bidang teknologi informasi.
Rapat koordinasi ini juga membahas strategi ke depan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, termasuk rencana pengembangan infrastruktur digital dan peningkatan kapasitas SDM aparatur.
(KominfoHSS/RRC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *